20 April 2011 - 23.01
Sebenarnya?
Ada apa ini?
Kenapa?
Aku bingung.
Apa yang harus aku lakukan.
Apa yang sekarang harus aku lakukan.
Awalnya baik-baik saja, terlebih sebelum aku mengenal kau, sebelum memberi perasaan lebih, atau lebih tepatnya menyukai kau.
Apa ini buruk? Ataukah baik?
Bagaimana baiknya? Aku tak mengerti.
Apa tersiksa menunggu kau itu juga cinta?
Lalu?
Kenapa cinta menyulitkan?
Apa jatuh cinta salah? Bukankah wajar sebagai manusia saling mencintai?
Tapi bagaimana jika hanya mencintai seseorang? Bukan saling mencintai.
Bukankah itu sangat tidak adil?
Ya kupikir begitu.
Wajar jika aku menyukai kau? Wajar juga jika aku akan melupakan kau.
Bukannya mau menyerah di tengah jalan.
Bukan mau putus asa,
Aku bukan pencundang ok!
Tapi? Lihatlah?
Apa ini? Aku merasa terlalu tinggi karena mu. Dan seketika kau jatuhkan aku.
Bukankah itu kejam namanya?
Aku lelah,
Sejujurnya.
Aku sangat lelah mencintaimu!
Aku juga tak berani mengatakannya kalau aku mencintai kau.
Tapi kau sudah tau,
Iya kan?
Kurasa IYA.
Tapi kau sengaja! Sengaja menjatuhkan aku saat aku berada di puncak.
Sakit!
Iya kan?
Sudahlah.
Aku lelah selama ini mencuri-curi kesempatan agar kau lihat aku.
Aku lelah selama ini deg-degan saat perpapasan denganmu.
Aku lelah selama ini diam di depanmu, padahal banyak yang ingin kukatakan.
Aku lelah selalu harus kelihatan sempurna di depanmu.
Aku lelah harus memalingkan muka saat bertemu denganmu, karena aku malu..
Itu semua agar aku tak terlihat bodoh di matamu di depanmu, di hadapanmu.
Tapi setelah kupikir lagi.
Semua yg kulakuan untukmu.
Amat sangat terlihat idiot! Bahkan lebih idiot dari orang idiot sekalipun.
Tingkahku seperti orang tak berakal.
Ya kusadari itu., aku seperti tersihir olehmu.
Tergila-gila padamu.
Membicarakanmu kepada teman-temanku.
Uh, sungguh menyebalkan!! Atau? Menjijikan?
Dan, aku ingin melupakanmu?
Apa aku bisa?
Apa aku bisaaaaaaaa?
Setiap hari jika ku buka akun jejaring sosialku, pasti yg pertama kulihat kau.
Karena aku langsung mencarimu. Membaca setiap apa yg kau tulis.
Sungguh menyedihkan. Hanya bisa mengagumi dari jauh.
Baiklah! Aku pun akan melupakanmu!!
Dan aku yakin aku pasti bisaaaa!!!!
-Desi-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar