The Black Swan
Minggu, 24 April 2011
New Project!
ini hasil jepretan Veby Dwi Asriyana.
dan editan aku.
Baguskaaaaan?
Thankyoooou so much to Veby!
kalau mau liat-liat hasil karya temanku (Veby),
silahkan kunjungi.
http://vebyasriyana.tumblr.com/
thankyou!
Semakin Banyak Kejahatan Disini.
Semakin banyak kejahatan di negaraku (indonesia)
Apa karena Tuhan sudah murka?
Mengerikan.
Tidak kah kamu khawatir?
Aku sangat panik melihat negara kita yang perlahan hancur.
Lalu, sebagai penerus kita harus bagaimana?
Ah?
Apa itu pantas di ucapkan?
Kurasa tidak.
Sebagai penerus bangsa di negara kita ini.
Yang lahir sudah disini.
Buat apa mempertanyakan lagi apa yang harus kita lakukan.
Bukankah kita seharusnya sadar sendiri?
Tuhan sudah marah,
Kemana? Kemana?
Manusia yang peduli?
Kemana?
Negara kita ini sudah tak bersahabat,
lalu mau dimana kita ini?
Perjuangkanlah, seperti para pejuang dulu.
Yang rela berkorban atas nama Indonesia.
Apalagi, sekarang sudah modern,
Kita sebagai penerus bangsa harus mempertanggung jawabkan yg terjadi di Indonesia oleh kejahatan yg kita perbuat.
Ayooo! Bangkitttt!!
Apa karena Tuhan sudah murka?
Mengerikan.
Tidak kah kamu khawatir?
Aku sangat panik melihat negara kita yang perlahan hancur.
Lalu, sebagai penerus kita harus bagaimana?
Ah?
Apa itu pantas di ucapkan?
Kurasa tidak.
Sebagai penerus bangsa di negara kita ini.
Yang lahir sudah disini.
Buat apa mempertanyakan lagi apa yang harus kita lakukan.
Bukankah kita seharusnya sadar sendiri?
Tuhan sudah marah,
Kemana? Kemana?
Manusia yang peduli?
Kemana?
Negara kita ini sudah tak bersahabat,
lalu mau dimana kita ini?
Perjuangkanlah, seperti para pejuang dulu.
Yang rela berkorban atas nama Indonesia.
Apalagi, sekarang sudah modern,
Kita sebagai penerus bangsa harus mempertanggung jawabkan yg terjadi di Indonesia oleh kejahatan yg kita perbuat.
Ayooo! Bangkitttt!!
Perasaanku!
Kau tahu?
Awalnya memang biasa saja. Sangat biasa.
Tapi?
Hari itu kau memberi harapan.
Awalnya aku juga biasa saja.
YaTuhaaaan, kali ini kejadian yg sama memang terjadi dengan Ending yg berbeda.
Ya,
Hatiku berdebar-debar saat bertatap wajah denganmu.
Apalagi, ketika membicarakan tentang dirimu!
Yaaaa! Apa ini? Perasaan apa namanya? Menyedihkan.
Aku menyukaimu.
Tapi, harus kubuang jauh-jauh perasaan ini sebelum terlambat, dan semakin dalam.
Ingaaat,
Saat itu cuma mimpi.
Bodoh ya aku,
Bisa saja melakukan hal seperti ini.
Terimakasih telah mengangkat aku, dan seketika kau jatuhkan aku lagi.
***
Cinta Sesaat.
Apa ini?
Aku harus berbohong kepada semua orang.
Aku harus pura-pura tertawa, tersenyum.
Padahal aku nangis?
Aku memberi emoticon :) :D ;)
Padahal seharusnya :'(
Sungguh seorang penipu,
Seorang pecundang!!
Aku bodooooh sekali.
Hatiku sesak,
Sakit.
Aku ini menyebalkan ya?
Apa kau mengerti?
Mengerti jika di posisi akuuuuu??????
Sudahlah, marahpun gak akan jadi yg berguna.
Kau takkan sadar.
Cinta Sesaat :)
Menyenangkan saat saling suka.
Tapi tidak, jika hanya aku yang menyukaimu.
Itu menyedihkan namanya.
Apakah perlu alasan untuk menyukai sesuatu?
Cinta tanpa alasan bukan?
Aku mencari-cari.
Apa yg membuatku suka padamu.
Tapi?
Ini asli,
Aku benar-benar menyukaimu, tanpa kutahu alasanku.
Aku tertarik, aku terdorong keduniamu.
Ini cinta karena terbiasa.
Awalnya memang biasa saja. Sangat biasa.
Tapi?
Hari itu kau memberi harapan.
Awalnya aku juga biasa saja.
YaTuhaaaan, kali ini kejadian yg sama memang terjadi dengan Ending yg berbeda.
Ya,
Hatiku berdebar-debar saat bertatap wajah denganmu.
Apalagi, ketika membicarakan tentang dirimu!
Yaaaa! Apa ini? Perasaan apa namanya? Menyedihkan.
Aku menyukaimu.
Tapi, harus kubuang jauh-jauh perasaan ini sebelum terlambat, dan semakin dalam.
Ingaaat,
Saat itu cuma mimpi.
Bodoh ya aku,
Bisa saja melakukan hal seperti ini.
Terimakasih telah mengangkat aku, dan seketika kau jatuhkan aku lagi.
***
Cinta Sesaat.
Apa ini?
Aku harus berbohong kepada semua orang.
Aku harus pura-pura tertawa, tersenyum.
Padahal aku nangis?
Aku memberi emoticon :) :D ;)
Padahal seharusnya :'(
Sungguh seorang penipu,
Seorang pecundang!!
Aku bodooooh sekali.
Hatiku sesak,
Sakit.
Aku ini menyebalkan ya?
Apa kau mengerti?
Mengerti jika di posisi akuuuuu??????
Sudahlah, marahpun gak akan jadi yg berguna.
Kau takkan sadar.
Cinta Sesaat :)
Menyenangkan saat saling suka.
Tapi tidak, jika hanya aku yang menyukaimu.
Itu menyedihkan namanya.
Apakah perlu alasan untuk menyukai sesuatu?
Cinta tanpa alasan bukan?
Aku mencari-cari.
Apa yg membuatku suka padamu.
Tapi?
Ini asli,
Aku benar-benar menyukaimu, tanpa kutahu alasanku.
Aku tertarik, aku terdorong keduniamu.
Ini cinta karena terbiasa.
Jumat, 22 April 2011
Farsha Azizi's Birthday
Hi.
Tadi siang aku merayakan ulang tahun temanku. Farsha Azizi.
hebooooh sekali, walau tidak banyak yang datang,
ya sibuk kali yaaaah.
awalnya aku dan teman-teman ingin buat suprise, tapi gara-gara hari sebelumnya aku sms dia,
nanya ada di rumah atau enggak. jadi agak sedikit ketahuan deh, haha.
pas sampai dirumahnya, kami datang bawa kue.
yaaaa, mukanya Azi, FLAT -_- lucu sekali.
hehe,
selesainya makan, terus karena bingung mau ngapain, di putuskan pergi berkarokean!
cukup menyenangkan kok buat aku. :D
oyaaa eeeeh, ini fotonya.
itu tuh yang blepotan krim yang ulang tahun.
sedikit nih yg aku masukin, sebenernya ada banyak hehe.
haha.
Ya, pokoknya,
Happy Birthday aja buat Azi, jadi yang lebih baik.
dan semua dan apapun yang dia inginkan tercapai. Amiiiiin.
April 22nd, 2011
Tadi siang aku merayakan ulang tahun temanku. Farsha Azizi.
hebooooh sekali, walau tidak banyak yang datang,
ya sibuk kali yaaaah.
awalnya aku dan teman-teman ingin buat suprise, tapi gara-gara hari sebelumnya aku sms dia,
nanya ada di rumah atau enggak. jadi agak sedikit ketahuan deh, haha.
pas sampai dirumahnya, kami datang bawa kue.
yaaaa, mukanya Azi, FLAT -_- lucu sekali.
hehe,
selesainya makan, terus karena bingung mau ngapain, di putuskan pergi berkarokean!
cukup menyenangkan kok buat aku. :D
oyaaa eeeeh, ini fotonya.
itu tuh yang blepotan krim yang ulang tahun.
sedikit nih yg aku masukin, sebenernya ada banyak hehe.
haha.
Ya, pokoknya,
Happy Birthday aja buat Azi, jadi yang lebih baik.
dan semua dan apapun yang dia inginkan tercapai. Amiiiiin.
April 22nd, 2011
Harus Bagaimana?
OH MY.
Kejadian yang sama, selama 3 kali beturut-turut keulang.
tapi apa yang kali ini bakal sama?
entah.
ah, kenapa bisa gini?
Harus senang atau sedih ya?
lalu, bagusnya kuberi nama apa ya perasaan ini? huh.
membingungkan sekali..
apa aku menyukaimu? kurasa..
sudahlah!
Kejadian yang sama, selama 3 kali beturut-turut keulang.
tapi apa yang kali ini bakal sama?
entah.
ah, kenapa bisa gini?
Harus senang atau sedih ya?
lalu, bagusnya kuberi nama apa ya perasaan ini? huh.
membingungkan sekali..
apa aku menyukaimu? kurasa..
sudahlah!
Kamis, 21 April 2011
Berbicara Tentang Realita
Hallo. Aku kembali.
Sekarang aku ingin membicarakan tentang realita kehidupan.
Kupikir sih, semua orang sama.
Ya, karena bukan hanya aku yang setiap melihat ini itu selalu ingin.
Bukan hanya aku, yang terkadang tidak puas oleh apa yang di miliki.
Bukan hanya aku, yang terkadang malas-malasan seharian dirumah.
Bukan hanya aku, yang ingin tampil sempurna di depan banyak orang. Terutama aku sebagai wanita.
Bukan hanya aku, yang suka ngemil.
Bukan hanya aku, yang cerewet kepada orang tua.
Bukan hanya aku, yang terkadang sirik.
Bukan hanya aku, yang ingin keburukannya tersembunyi.
Bukan hanya aku, yang terkadang tidak menyukai teman sekelasku.
Bukan hanya aku, yang suka membicarakn keburukan orang lain.
Bukan hanya aku, yang terkadang malas beribadah.
Bukan hanya aku, yang boros.
Bukan hanya aku, yang menyebalkan.
Eh? Ini keburukanku??
Masih sangat banyak keburukanku.
Tapi? bukankah, keburukan selalu terlupakan,
Tapi kalau kebaikan atau tepatnya yang bagus-bagus dari diri kita, pasti deh di umbar-umbar.
Dasar manusia, semuanya sama saja kan??
Hahaha.
Tapi aku senang melakukan hal buruk,
Sungguh kebiasaan yang menyedihkan ya.
ah, Sudah dulu, mungkin nanti aku lanjut lagi. aku lelah. byeee.
Sekarang aku ingin membicarakan tentang realita kehidupan.
Kupikir sih, semua orang sama.
Ya, karena bukan hanya aku yang setiap melihat ini itu selalu ingin.
Bukan hanya aku, yang terkadang tidak puas oleh apa yang di miliki.
Bukan hanya aku, yang terkadang malas-malasan seharian dirumah.
Bukan hanya aku, yang ingin tampil sempurna di depan banyak orang. Terutama aku sebagai wanita.
Bukan hanya aku, yang suka ngemil.
Bukan hanya aku, yang cerewet kepada orang tua.
Bukan hanya aku, yang terkadang sirik.
Bukan hanya aku, yang ingin keburukannya tersembunyi.
Bukan hanya aku, yang terkadang tidak menyukai teman sekelasku.
Bukan hanya aku, yang suka membicarakn keburukan orang lain.
Bukan hanya aku, yang terkadang malas beribadah.
Bukan hanya aku, yang boros.
Bukan hanya aku, yang menyebalkan.
Eh? Ini keburukanku??
Masih sangat banyak keburukanku.
Tapi? bukankah, keburukan selalu terlupakan,
Tapi kalau kebaikan atau tepatnya yang bagus-bagus dari diri kita, pasti deh di umbar-umbar.
Dasar manusia, semuanya sama saja kan??
Hahaha.
Tapi aku senang melakukan hal buruk,
Sungguh kebiasaan yang menyedihkan ya.
ah, Sudah dulu, mungkin nanti aku lanjut lagi. aku lelah. byeee.
Bagusnya Kuberi Judul apa?
Dada ini terasa sesak memikirkanmu!
Aku tahu,
Kau sama sekali tidak pernah memikirkanku.
Betapa bodohnya aku? Berharap sesuatu yg tak mungkin?
Maaf telah dan selalu merepotkanmu!
Terimakasih telah memberiku dunia yg baru!
Aku paling suka kau :)
Aku tahu,
Kau sama sekali tidak pernah memikirkanku.
Betapa bodohnya aku? Berharap sesuatu yg tak mungkin?
Maaf telah dan selalu merepotkanmu!
Terimakasih telah memberiku dunia yg baru!
Aku paling suka kau :)
Curhat??
andai aku punya buku hidupku!
yang akan pertama kulihat, ya halaman terakhirnya.
bagaimana caraku mati, siapa jodohku, apa aku bahagia?
haha. apa ini pemikiran yang cukup bodoh? tapi aku rasa kamu juga pernah berfikir seperti ini bukan?
ah, sudahlah!
hidup memang sudah di tentukan. bagaimanapun, sekeras apapun kita merubah hidup menjadi berbeda, itu tidak mungkin.
paling hanya berubah sedikit.
semua sudah di tentukan, ya kan?
kau juga pasti tahu, jadi aku tidak perlu panjang lebar menceritakannya.
kita ini sama, sama-sama manusia yang ingin permohonan nya terkabul, aku(manusia) mengerti apa yang kamu(manusia) juga rasakan. kita kan sama ya! hanya takdir yang membuat kita sedikit berbeda,
ada yang beruntung, dan ada yang kurang beruntung.
***
andai cinta itu bukan di dasarkan perasaan.
mungkin aku tidak akan merasakannya? eh? apa kau paham maksudku?
hmm, maksudku.
jika cinta hnya sebuh game, aku tidak akan memainkannya.
ah, ini makin rumit!!
sudahlah,
***
ini hanya sebuah keluh kesahku yang kutulis ketika aku merasa ini memang harus kutulis,
dan, mengisi waktu kosongku? ya ini benar-benar kosong, karena terlalu berfikir! bisa jernihkan pikiranku sejenak??
ok terimakasih.
yang akan pertama kulihat, ya halaman terakhirnya.
bagaimana caraku mati, siapa jodohku, apa aku bahagia?
haha. apa ini pemikiran yang cukup bodoh? tapi aku rasa kamu juga pernah berfikir seperti ini bukan?
ah, sudahlah!
hidup memang sudah di tentukan. bagaimanapun, sekeras apapun kita merubah hidup menjadi berbeda, itu tidak mungkin.
paling hanya berubah sedikit.
semua sudah di tentukan, ya kan?
kau juga pasti tahu, jadi aku tidak perlu panjang lebar menceritakannya.
kita ini sama, sama-sama manusia yang ingin permohonan nya terkabul, aku(manusia) mengerti apa yang kamu(manusia) juga rasakan. kita kan sama ya! hanya takdir yang membuat kita sedikit berbeda,
ada yang beruntung, dan ada yang kurang beruntung.
***
andai cinta itu bukan di dasarkan perasaan.
mungkin aku tidak akan merasakannya? eh? apa kau paham maksudku?
hmm, maksudku.
jika cinta hnya sebuh game, aku tidak akan memainkannya.
ah, ini makin rumit!!
sudahlah,
***
ini hanya sebuah keluh kesahku yang kutulis ketika aku merasa ini memang harus kutulis,
dan, mengisi waktu kosongku? ya ini benar-benar kosong, karena terlalu berfikir! bisa jernihkan pikiranku sejenak??
ok terimakasih.
No Title
Aku kira cuma aku doang yang ngerasa? Apa iya cuma aku?
Ooooh
Pernah ga sih ngerasain suka sama orang? Yang dulu pernah ga di sukain sama diri sendiri?
Mungkin sebel dan semacamnya.
Ya apalah itu.
Pernah ga rasain pingin pindah kehidupan? Hmm. Maksudku,
Ya berbeda dari yg hari ini kamu jalanin?
Pernah ga sih kamu ngerasain, "kenapa hidup gini22 aja?"
Ya, hidup itu memang kejam.
Tapi? bukankah, kamu senidiri yang meminta tantangan agar tidak bosan? Ya aku tahu itu.
Cobalah, lawan kejahatan dengan kebaikan.
Bukankah itu jauh lebih menyenangkan?
Ah? Apa aku ini.
Berbicara seolah akulah yang paling benar. Padahal? Lihatlah diriku sendiri di cermin?
Tidak ada apa22nya yang menarik? Ah tidak.
Dalam hidup, bukankah kita sudah di berikan kelebihan masing22. Jadi cobalah untuk mulai bersyukur untuk apa yang kita punya saat ini. Karena inilah yang terbaik bukan?
Harusnya kau juga menjawab IYA :)
Pesimis ya? Oh itu tentu ada pada diri kita pribadi.
Tapi? Apa salahnya mulai membenahi semuanya? Dari awal lagi juga tidak masalah, masalahnya ada pada diri kita, kembali ke topik awal.
Lawan pesimis itu optimis bukan?
Jadi cobalah untuk menerimanya semua, karena inilah yang terbaik.
Semangat ya!
Ngomong22 tentang pesimis dan optimis.
Mengingatkan pada sesuatu yang harusnya tak usah di ingat.
Baiklah maaf!
Ok, jadi. Solusi dari masalahmu sendiri adalah.
Tetap tenang sebisa mungkin, optimis, PD, sabar, pasrah jika sudah usaha semaksimal mungkin!
Bukan mau menguliahi, hanya mengisi waktu kosong. Untuk membuat catatan ini.
Thankyou ♥
Ooooh
Pernah ga sih ngerasain suka sama orang? Yang dulu pernah ga di sukain sama diri sendiri?
Mungkin sebel dan semacamnya.
Ya apalah itu.
Pernah ga rasain pingin pindah kehidupan? Hmm. Maksudku,
Ya berbeda dari yg hari ini kamu jalanin?
Pernah ga sih kamu ngerasain, "kenapa hidup gini22 aja?"
Ya, hidup itu memang kejam.
Tapi? bukankah, kamu senidiri yang meminta tantangan agar tidak bosan? Ya aku tahu itu.
Cobalah, lawan kejahatan dengan kebaikan.
Bukankah itu jauh lebih menyenangkan?
Ah? Apa aku ini.
Berbicara seolah akulah yang paling benar. Padahal? Lihatlah diriku sendiri di cermin?
Tidak ada apa22nya yang menarik? Ah tidak.
Dalam hidup, bukankah kita sudah di berikan kelebihan masing22. Jadi cobalah untuk mulai bersyukur untuk apa yang kita punya saat ini. Karena inilah yang terbaik bukan?
Harusnya kau juga menjawab IYA :)
Pesimis ya? Oh itu tentu ada pada diri kita pribadi.
Tapi? Apa salahnya mulai membenahi semuanya? Dari awal lagi juga tidak masalah, masalahnya ada pada diri kita, kembali ke topik awal.
Lawan pesimis itu optimis bukan?
Jadi cobalah untuk menerimanya semua, karena inilah yang terbaik.
Semangat ya!
Ngomong22 tentang pesimis dan optimis.
Mengingatkan pada sesuatu yang harusnya tak usah di ingat.
Baiklah maaf!
Ok, jadi. Solusi dari masalahmu sendiri adalah.
Tetap tenang sebisa mungkin, optimis, PD, sabar, pasrah jika sudah usaha semaksimal mungkin!
Bukan mau menguliahi, hanya mengisi waktu kosong. Untuk membuat catatan ini.
Thankyou ♥
Opini-ku, Bagaimana Menurutmu?
Indonesia,
Negara yang kaya bukan?
Ya saya pikir memang iya.
Saya tersentuh ketika membaca artikel-artikel tentang indonesia.
Lalu? Sebenarnya ada apa?
Bukankah kita kaya?
Tp kenapa kita tidak mau bangkit sendiri?
Kenapa masih banyak rakyat yang kurang gizi?
Masih banyak perkumuhan di kota, bahkan lebih tepatnya ibukota!!
Sungguh targis.
***
Coba, siapa jemaat muslim terbanyak yg menunaikan ibadah haji dalam satu musim haji?
Ya, di Indonesia. Padahal jaraknya sangat jauh.
Siapa yg terbanyak membeli barang-barang mewah keluaran terbaru dari Amerika, Jepang dan negara maju lainnya?
Ya, di Indonesia. Padahal harganya selangit.
Padahal jika kita bisa membuat produk sendiri, bukan kan lebih bangga?
Banyak orang cerdas di Indonesia.
***
Indonesia negara kaya,
Negara pengahasil beras terbanyak,
Di papua sana, ada tambang emas!!
Tapi kenapa di kuasai perusahaan asing?
Wow, padahal banyak sekali sumber daya alam yg dapat di manfaatkan di indonesia..
Saya bangga tinggal di indonesia, tp sebagian saya merasa amat sangat kecewa.
***
Pernah mendengar sebuah lagu yg liriknya :
"Lucunya di negara ini, hukuman bisa di beli"
Ya, saya tertawa mandengarnya.
Loh? Bukannya kita ini kaya?
Buat apa beli hukuman? Bukankah hanya membuang-buang uang? Aaaaah iya, kita kan kaya. HAHA.
Hm, mengenaskan, tp kita tidak pernah bersyukur, tidak pernah melihat kebawah, tidak pernah berbagi.
Saya berharap, ada perubahan sedikit, agar lebih peduli ke rakyat yg kekurangan!
Oya, jalan di depan rumah saya jelek sekali, bahaya jika hujan datang, tapi tak kunjung di betulkan,
Padahal itu jalan utama.
Saya harap ada yang peduli.
GO INDONESIA :D
Negara yang kaya bukan?
Ya saya pikir memang iya.
Saya tersentuh ketika membaca artikel-artikel tentang indonesia.
Lalu? Sebenarnya ada apa?
Bukankah kita kaya?
Tp kenapa kita tidak mau bangkit sendiri?
Kenapa masih banyak rakyat yang kurang gizi?
Masih banyak perkumuhan di kota, bahkan lebih tepatnya ibukota!!
Sungguh targis.
***
Coba, siapa jemaat muslim terbanyak yg menunaikan ibadah haji dalam satu musim haji?
Ya, di Indonesia. Padahal jaraknya sangat jauh.
Siapa yg terbanyak membeli barang-barang mewah keluaran terbaru dari Amerika, Jepang dan negara maju lainnya?
Ya, di Indonesia. Padahal harganya selangit.
Padahal jika kita bisa membuat produk sendiri, bukan kan lebih bangga?
Banyak orang cerdas di Indonesia.
***
Indonesia negara kaya,
Negara pengahasil beras terbanyak,
Di papua sana, ada tambang emas!!
Tapi kenapa di kuasai perusahaan asing?
Wow, padahal banyak sekali sumber daya alam yg dapat di manfaatkan di indonesia..
Saya bangga tinggal di indonesia, tp sebagian saya merasa amat sangat kecewa.
***
Pernah mendengar sebuah lagu yg liriknya :
"Lucunya di negara ini, hukuman bisa di beli"
Ya, saya tertawa mandengarnya.
Loh? Bukannya kita ini kaya?
Buat apa beli hukuman? Bukankah hanya membuang-buang uang? Aaaaah iya, kita kan kaya. HAHA.
Hm, mengenaskan, tp kita tidak pernah bersyukur, tidak pernah melihat kebawah, tidak pernah berbagi.
Saya berharap, ada perubahan sedikit, agar lebih peduli ke rakyat yg kekurangan!
Oya, jalan di depan rumah saya jelek sekali, bahaya jika hujan datang, tapi tak kunjung di betulkan,
Padahal itu jalan utama.
Saya harap ada yang peduli.
GO INDONESIA :D
Ada Apa?
20 April 2011 - 23.01
Sebenarnya?
Ada apa ini?
Kenapa?
Aku bingung.
Apa yang harus aku lakukan.
Apa yang sekarang harus aku lakukan.
Awalnya baik-baik saja, terlebih sebelum aku mengenal kau, sebelum memberi perasaan lebih, atau lebih tepatnya menyukai kau.
Apa ini buruk? Ataukah baik?
Bagaimana baiknya? Aku tak mengerti.
Apa tersiksa menunggu kau itu juga cinta?
Lalu?
Kenapa cinta menyulitkan?
Apa jatuh cinta salah? Bukankah wajar sebagai manusia saling mencintai?
Tapi bagaimana jika hanya mencintai seseorang? Bukan saling mencintai.
Bukankah itu sangat tidak adil?
Ya kupikir begitu.
Wajar jika aku menyukai kau? Wajar juga jika aku akan melupakan kau.
Bukannya mau menyerah di tengah jalan.
Bukan mau putus asa,
Aku bukan pencundang ok!
Tapi? Lihatlah?
Apa ini? Aku merasa terlalu tinggi karena mu. Dan seketika kau jatuhkan aku.
Bukankah itu kejam namanya?
Aku lelah,
Sejujurnya.
Aku sangat lelah mencintaimu!
Aku juga tak berani mengatakannya kalau aku mencintai kau.
Tapi kau sudah tau,
Iya kan?
Kurasa IYA.
Tapi kau sengaja! Sengaja menjatuhkan aku saat aku berada di puncak.
Sakit!
Iya kan?
Sudahlah.
Aku lelah selama ini mencuri-curi kesempatan agar kau lihat aku.
Aku lelah selama ini deg-degan saat perpapasan denganmu.
Aku lelah selama ini diam di depanmu, padahal banyak yang ingin kukatakan.
Aku lelah selalu harus kelihatan sempurna di depanmu.
Aku lelah harus memalingkan muka saat bertemu denganmu, karena aku malu..
Itu semua agar aku tak terlihat bodoh di matamu di depanmu, di hadapanmu.
Tapi setelah kupikir lagi.
Semua yg kulakuan untukmu.
Amat sangat terlihat idiot! Bahkan lebih idiot dari orang idiot sekalipun.
Tingkahku seperti orang tak berakal.
Ya kusadari itu., aku seperti tersihir olehmu.
Tergila-gila padamu.
Membicarakanmu kepada teman-temanku.
Uh, sungguh menyebalkan!! Atau? Menjijikan?
Dan, aku ingin melupakanmu?
Apa aku bisa?
Apa aku bisaaaaaaaa?
Setiap hari jika ku buka akun jejaring sosialku, pasti yg pertama kulihat kau.
Karena aku langsung mencarimu. Membaca setiap apa yg kau tulis.
Sungguh menyedihkan. Hanya bisa mengagumi dari jauh.
Baiklah! Aku pun akan melupakanmu!!
Dan aku yakin aku pasti bisaaaa!!!!
-Desi-
Sebenarnya?
Ada apa ini?
Kenapa?
Aku bingung.
Apa yang harus aku lakukan.
Apa yang sekarang harus aku lakukan.
Awalnya baik-baik saja, terlebih sebelum aku mengenal kau, sebelum memberi perasaan lebih, atau lebih tepatnya menyukai kau.
Apa ini buruk? Ataukah baik?
Bagaimana baiknya? Aku tak mengerti.
Apa tersiksa menunggu kau itu juga cinta?
Lalu?
Kenapa cinta menyulitkan?
Apa jatuh cinta salah? Bukankah wajar sebagai manusia saling mencintai?
Tapi bagaimana jika hanya mencintai seseorang? Bukan saling mencintai.
Bukankah itu sangat tidak adil?
Ya kupikir begitu.
Wajar jika aku menyukai kau? Wajar juga jika aku akan melupakan kau.
Bukannya mau menyerah di tengah jalan.
Bukan mau putus asa,
Aku bukan pencundang ok!
Tapi? Lihatlah?
Apa ini? Aku merasa terlalu tinggi karena mu. Dan seketika kau jatuhkan aku.
Bukankah itu kejam namanya?
Aku lelah,
Sejujurnya.
Aku sangat lelah mencintaimu!
Aku juga tak berani mengatakannya kalau aku mencintai kau.
Tapi kau sudah tau,
Iya kan?
Kurasa IYA.
Tapi kau sengaja! Sengaja menjatuhkan aku saat aku berada di puncak.
Sakit!
Iya kan?
Sudahlah.
Aku lelah selama ini mencuri-curi kesempatan agar kau lihat aku.
Aku lelah selama ini deg-degan saat perpapasan denganmu.
Aku lelah selama ini diam di depanmu, padahal banyak yang ingin kukatakan.
Aku lelah selalu harus kelihatan sempurna di depanmu.
Aku lelah harus memalingkan muka saat bertemu denganmu, karena aku malu..
Itu semua agar aku tak terlihat bodoh di matamu di depanmu, di hadapanmu.
Tapi setelah kupikir lagi.
Semua yg kulakuan untukmu.
Amat sangat terlihat idiot! Bahkan lebih idiot dari orang idiot sekalipun.
Tingkahku seperti orang tak berakal.
Ya kusadari itu., aku seperti tersihir olehmu.
Tergila-gila padamu.
Membicarakanmu kepada teman-temanku.
Uh, sungguh menyebalkan!! Atau? Menjijikan?
Dan, aku ingin melupakanmu?
Apa aku bisa?
Apa aku bisaaaaaaaa?
Setiap hari jika ku buka akun jejaring sosialku, pasti yg pertama kulihat kau.
Karena aku langsung mencarimu. Membaca setiap apa yg kau tulis.
Sungguh menyedihkan. Hanya bisa mengagumi dari jauh.
Baiklah! Aku pun akan melupakanmu!!
Dan aku yakin aku pasti bisaaaa!!!!
-Desi-
Langganan:
Komentar (Atom)


